Penelitian PTK Materi IPA Kelas 5 SD di SD Negeri Joho Adimulyo BAB IV

BAB IV

BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A.  Deskripsi Data Pra Siklus
                  Penulis telah melaksanakan perbaikan pembelajaran sebanyak dua siklus, yaitu siklus I pada tanggal 25 dan 29 Oktober 2012 dan siklus II pada tanggal 1 dan 5 Nopember 2012 dengan fokus perbaikan ”Apakah metode permainan kartu kata dan kartu gambar dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa ?  Maka diperoleh hasil data dari 17 siswa sebagai berikut:
      a.         Rekapitulasi Data Prestasi Belajar Siswa Mata Pelajaran IPA
NO
NAMA SISWA
KKM
PEROLEHAN NILAI
JUM
LAH

RATA-
RATA

Pra
Siklus
Sik
lus
I
Sik
lus
II
1
Baryanti RA
63
50
60
68
178
59,33
2
Rasimin DW
63
53
70
84
207
69,00
3
Asep Dwi K
63
57
60
67
184
61,33
4
Kevin AR
63
60
72
77
209
69,67
5
M. Julio M.
63
33
53
50
136
45,33
6
Anjar BP
63
73
77
79
232
77,33
7
Cindytias PF
63
80
82
96
258
86,00
8
Desi Fitriana
63
77
79
80
241
80,33
9
Diva Eka P
63
60
77
80
217
72,33
10
Harun Arosid
63
60
70
79
209
69,67
11
Lutfi As-Sifah
63
80
82
83
245
81,67
12
Maya Dea E
63
73
77
80
230
76,67
13
Machmur S
63
57
60
67
184
61,33
14
Natasha A
63
60
68
70
205
68,33
15
Rizal AG
63
80
93
84
257
85,67
16
Viki F
63
57
77
88
222
74,00
17
Winda F
63
83
93
92
268
89,33

Jumlah nilai
23
1093
1250
1339



Rata- rata kelas

64,29
73,52
78,76



Jumlah siswa tuntas

7
13
16



Presentase siswa tuntas

41%
76%
94%



Jumlah siswa tidak tuntas


10

4

1



Presentase siswa tidak tuntas

59%
24%
6%



Tabel 1
Rekapitulasi data hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA


       

Grafik 1
Grafik Hasil Tes Formatif Pra Siklus, Siklus I dan Siklus II






            b.         Rekapitulasi Data Aktivitas Belajar Siswa

       
No
ASPEK YANG DIAMATI
NILAI YANG DIPEROLEH (%)
JUM
LAH
RA
TA-
RA
TA
%

Pra

Siklus I
Siklus I
Siklus II
1.



Pra KBM
a.    Ketertiban siswa saat berdoa.
b.    Presensi kehadiran siswa.
c.    Kesiapan siswa untuk mengikuti pembelajaran.

   80
   80
    60

100
100
80

100
100
100

280
280
140

93
93
80

93
93
80
2.
Kegiatan Awal
      Antusias siswa       terhadap apersepsi  guru.

60

80

100

240

80

80

3.
Kegiatan Inti
a.    Perhatian siswa terhadap penjelasan guru
b.   Kesiapan siswa untuk menjawab pertanyaan dari guru dengan tepat.

60

40



80

80


100

100



240

220



80

73



80

73


4.
Kegiatan Perbaikan
a.    Kesiapan siswa untuk melakukan permainan kartu kata dan kartu gambar.
b.    Pemilihan formasi tempat duduk yang tepat.
c.    Ketertiban siswa saat berdiskusi.
d.    Penunjukan ketua kelompok oleh siswa.
e.    Interaksi aktif dalam masing-masing kelompok.
f.    Pencatatan hasil permainan dalam Lembar Kerja Kelompok
g.    Kesiapan siswa menyampaikan hasil diskusi di depan kelas.
h.    Kesiapan siswa menanggapi hasil diskusi kelompok lain dengan kalimat yang runtut.

80


80

60

60

40

60


20


40

100


100

80

100

100

100


40


80

100


100

100

100

100

100


50


100

280


280

240

260

240

260


10


220

93


93

80

86

86

86


33


73

93


93

80

86

86

86


66


73
5.
Kegiatan Akhir
a.    Menyimpulkan isi materi bersama guru. dengan guru.
b.    Pencatatan kesimpulan di buku masing-masing siswa.

60

60

80

100

80

100

220

260



73

86

73

86


Jumlah
820
1220
1350


1401


%
56.47
89.41
98.82


82.41

Tabel 2
Rekapitulasi Aktivitas Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA



       
Grafik 2
Grafik Aktivitas Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA

      d.   Data Pencapaian KKM
                        Dari sejumlah 17 orang siswa di kelas V diperoleh data sebagai berikut:
            KKM: 63
        No
Jumlah siswa
Sebelum
Perbaikan
Siklus
I
Siklus
II
Jum
lah
%
Jum
lah
%
Jum
lah
%
1.
Siswa sudah memenuhi KKM
7
41
13
76
16
94
2.
Siswa belum memenuhi KKM
10
59
4
24
1
6

Jumlah
17
100
17
100
17
100
Tabel 3
Data Pencapaian KKM Mata Pelajaran IPA





B.  Pembahasan Per Siklus
      1.   Hasil Belajar Siswa
                        Dari pengumpulan data hasil tes formatif siswa kelas V dalam mata pelajaran IPA materi “Cara Mahluk Hidup Menyesuaikan Diri terhadap Lingkungannya”, didapatkan nilai rata-rata pada pembelajaran pra siklus hanya mencapai 64,29. Kemudian meningkat menjadi 73,53 setelah dilakukan perbaikan siklus I dan menjadi 78,76 setelah dilakukan perbaikan siklus II.
                        Untuk pencapaian KKM didapatkan hasil yang meningkat yaitu dari 41% pada pembelajaran pra siklus, menjadi 76% setelah perbaikan pembelajaran siklus I dan 94% setelah perbaikan pembelajaran siklus II.
                        Hasil belajar siswa yang rendah pada saat pembelajaran pra siklus disebabkan karena pada saat pembelajaran hanya menggunakan metode pembelajaran ceramah dan kurang memaksimalkan penggunakan media, sehingga siswa kurang memahami materi. Peningkatan hasil belajar siswa terjadi setelah dilakukan perbaikan siklus I dan siklus II disebabkan media yang digunakan peneliti saat mengajar lebih bervariasi yaitu menggunakan media kartu kata dan kartu gambar sehingga siswa lebih tertarik dan lebih bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran. Penggunaan kartu gambar juga bisa meningkatkan pemahaman terhadap materi pembelajaran dengan memanfaatkan daya imajinasi anak dan visualisasi melalui indera penglihatan. Metode permainan diterapkan untuk lebih pengoptimalkan hasil belajar dan juga digunakan sebagai kontrol dalam proses pembelajaran. Selain itu pada dasarnya semua anak menyukai permainan. Dan apabila seorang guru bisa merancang sebuah permainan yang menarik yang bisa diaplikasikan dalam proses pembelajaran maka hasil dari proses pembelajaran juga bisa dipastikan meningkat.
       2.  Aktivitas Belajar Siswa
                        Berdasarkan hasil observasi oleh pengamat didapatkan hasil presentase aktivitas belajar siswa meningkat yaitu dari 56.67% pada pembelajaran pra siklus, menjadi 89.41 % pada perbaikan siklus I dan 98.82% pada pembelajaran siklus II.
                        Rendahnya aktivitas belajar siswa pada pembelajaran pra siklus dikarenakan peneliti hanya menggunakan metode ceramah dan tanya jawab dalam pembelajaran. Perbaikan pada siklus I dan II metode yang digunakan lebih bervariasi yaitu metode permainan dengan menggunakana kartu kata dan kartu gambar. Siswa menjadi lebih antusias, lebih aktif, dan pemahaman tentang materi juga mengalami peningkatan dibandingkan pembelajaran pra siklus.



0 Response to "Penelitian PTK Materi IPA Kelas 5 SD di SD Negeri Joho Adimulyo BAB IV"

Post a Comment